Technical Outlook 21 November 2013

Posted on

Technical Outlook

 

  • EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke bawah area 1.3450 untuk memicu momentum bearish lanjutan setidaknya menuju area 1.3360 sebelum menuju support kunci pada area 1.3450. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 1.3545 – 1.3565, break konsisten ke atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 1.3630 sebelum berbalik turun.

 

  • GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek namun diperlukan break ke bawah area 1.6035 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.5985. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.6250, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek kembali menguji resisten kunci pada area 1.6260.

 

  • USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus ke atas area 100.60 untuk memicu momentum bullish lanjutan setidaknya menuju area 101.55 sebelum menguji resisten kunci pada area 103.70. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 99.40, break ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek. Namun secara keseluruhan skenario bullish akan tetap berlaku selama harga bertahan di atas area 98.85.

 

  • USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek seiring adanya potensi skenario koreksi bearish setigaknya menuju area 0.9090 sebelum menuju area support 0.9025. Namun secara keseluruhan skenario utama bullish akan tetap berlaku selama harga bertahan di atas area 0.9000. Untuk pergerakan naik, hanya break konsisten ke atas area 0.9190 yang dapat memicu momentum bullish lanjutan menuju 0.9250 dalam jangka pendek.

 

  • AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi range perdagangan antara area 0.9320 – 0.9515. Break ke bawah area 0.9320 dapat mengubah bias harian kembali bearish setidaknya menuju area 0.9280 sebelum pulih naik. Hanya break ke atas area 0.9515 yang dapat memicu fase koreksi bullish lanjutan menuju 0.9540 sebelum berbalik turun.

 

  • XAU/USD. Setelah menembus ke bawah area 1250, tidak ada support kuat hingga support psikologis pada area 1200 dan support kunci pada area 1180, sementara target bearish terdekat ada pada area 1220. Stochastic yang oversold pada banyak time frame mengindikasikan potensi koreksi bullish kembali untuk menguji area 1250 dan 1265. Secara keseluruhan, kami masih lebih memilih outlook bearish dan tidak memperkirakan adanya pergerakan di atas area 1275.

 

  • Hang Seng Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek menguji area 23890. Break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 23980. Harga dapat terkoreksi ke 23620 akibat indikator stochastic dan RSI berada pada wilayah jenuh beli. Break konsisten dibawah area tersebut akan memberikan lebih banyak tekanan kebawah pada harga untuk menguji area 23510.

 

  • Nikkei Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 15250. Break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji kembali area 15375. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 15130, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga lebih kebawah menguji area 15000.

 

  • Kospi Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, break diatas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 269.10. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 265.90, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netrak akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, lebih jauh menguji area 264.70.

Tinggalkan Balasan, Alamat Email dan No HP, supaya kami bisa menghubungi Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s