Month: November 2013

Technical Outlook 13 Nove 2013

Posted on

 

·         EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek namun kita perlu break ke atas area 1.3470 untuk memicu tekanan bullish lanjutan menguji ulang ke area 1.3520 – 1.3550. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 1.3385, break konsisten lainnya kebawah area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji ulang ke area support kunci di 1.3295.

 

·         GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek namun kita perlu break ke atas area 1.5960 – 1.5980 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya ke area 1.6010. Pada sisi bawah, hanya break kebawah area 1.5890 yang akan merubah bias harian kembali menjadi bearish menargetkan ke wilayah 1.5740.

 

·          USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke atas area 100.60 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya ke area 101.55 sebelum menguji ulang ke area kunci resisten di 103.70. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 99.50, break ke bawah dari area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek. Namun secara keseluruhan skenario bullish seharusnya masih berlaku selama harga masih di atas wilayah 98.75.

 

·         USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek seiring kami dapatkan potensi skenario koreksi bearish setidaknya menguuji ulang ke area 0.9115 sebelum menuju area support di 0.9090 – 0.9070. Namun secara keseluruhan skenario utama bullish seharusnya masih berlaku selama harga masih di atas wilayah 0.9000. Pada sisi atas, hanya break konsisten di atas area 0.9250 yang akan memicu momentum bullish lanjutan menuju ke wilayah 0.9455 dalam jangka panjang.

 

·         AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi perdagangan terlihat di kisaran antara area 0.9280 – 0.9380. Break kebawah area 0.9280 akan merubah bias harian kembali menjadi bearish setidaknya menuju ke 0.9195 sebelum pulih bergerak ke atas. Hanya break ke atas area 0.9380 yang akan memicu fase koreksi bullish lanjutan menuju area resisten selanjutnya di 0.9460.

 

·         XAU/USD. Bias masih bearish dalam jangka pendek walaupun indikator MACD pada grafik 4 jam menujukkan kondisi jenuh jual. Support terdekat terlihat di kisaran area 1260 sebelum menguji ulang ke wilayah 1251. Pada sisi atas, resisten terdekat berada di kisaran area 1278, break ke atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju wilayah 1290. Secara keseluruhan, selama harga masih di bawah area 1290, bias bearish masih berlaku.

 

·         Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 22975, sementara support terdekat terlihat disekitar area 22760. Break diatas area 22975 akan memberikan tekanan bullish menguji area 23145. Disisi lain, break dibawah area 22760 seharusnya memicu momentum bearish menguji area 22650.

 

·         Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 14590. Break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 14680. Kegagalan menembus area 14590 akan memberikan tekanan kebawah pada harga untuk menguji area 14450. Lebih jauh, break dibawah area tersebut dapat memberikan lebih banyak tekanan ke bawah menguji support selanjutnya disekitar area 14380.

 

·         Kospi Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 264.00. Break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 265.30. Disisi lain, support terdekat terlihat disekitar area 262.50, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 261.60.

TODAY ANALYSIS 12 November 2013 ” Emas Masih Tertekan Di Bawah 1290 “

Posted on

Emas Masih Tertekan Di Bawah 1290

Monexnews – Tekanan turun masih membayangi pergerakan harga emas hari ini selama harga berada di bawah level resisten terdekat $1290 dengan potensi target ke area $1270 dan selanjutnya ke 1252.

Sementara pergerakan di atas level resisten 1290, baru membuka peluang kenaikan ke area 1297.

Hari ini belum ada data ekonomi penting AS yang akan dirilis. Sentimen taperingmasih membayangi pergerakan harga emas.
Emas Masih Tertekan Di Bawah 1290

 

 

Euro Perlu Atasi Channel Bearish

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat menyediakan tekanan penurunan bagi euro. Kenaikan masih bersifat koreksi dan ini terlihat dari kesulitan euro untuk mengatasi channel bearish. Euro perlu mencatatkan level penutupan harian di atas channel bearish (1.3400) untuk bisa melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan. Di lain pihak, waspadai level penutupan harian di bawah MA 100 (1.3350) karena dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.3515. 1.3440 dan 1.3510 (harga terendah 4 November dan MA 50) adalah resisten. 1.3350 dan 1.3295 (MA 100 dan harga terendah 7 November) merupakan support.

Resistance Level : 1.3440, 1.3510, 1.3545

Support Level      : 1.3350, 1.3295, 1.3235

 

Euro Perlu Atasi Channel Bearish

 

 

Tekanan Bearish Sterling Bertambah

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan kejatuhan sterling di bawah MA 50 dapat menambah tekanan bearish. Namun, sterling mungkin masih akan bergerak sideways untuk berberapa hari mendatang di kisaran 1.5890 – 1.6260 seiring pola rectangle masih membatasi ruang pergerakan. Sterling perlu mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 (1.6005) untuk mengurangi tekanan bearish; dimana kegagalan dapat meningkatkan kesempatan untuk menguji batas bawah pola rectangle.

Fokus hari ini adalah data inflasi Inggris pada jam 16.30 WIB. Survei menunjukan melambatnya pertumbuhan inflasi di bulan Oktober. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk sterling mengingat perlambatan inflasi dapat mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga BoE.

Outlook sterling masih netral, dimana posisi short lebih sesuai dengan stop-loss1.6070. 1.6020 dan 1.6060 (harga tertinggi 11 dan 5 November) merupakan resistance. 1.5955 dan 1.5890 (harga terendah 8 November dan 16 Oktober) adalah support.

Resistance Level : 1.6020, 1.6060, 1.6115

Support Level      : 1.5955, 1.5890, 1.5840

Tekanan Bearish Sterling Bertambah

 

 

Sentimen Aussie Masih Bearish

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area oversold dapat menyediakan peluang kenaikan bagi aussie. Potensi kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga MA 50 (0.9425). Sentimen masih bearish seiring aussie berada di dalam channel bearish, dan turunnya indikator MACD.

Dari sisi fundamental, turunnya kepercayaan dunia usaha Australia membuat investor kembali cemas dengan momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Ini masih dapat menjadi sentimen negatif terutama dengan merebaknya kewaspadaan menanti hasil Kongres Partai Cina yang dapat menentukan arah kebijakan ekonomi mitra dagang utama Australia tersebut.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9440. 0.9390 dan 0.9425 (harga tertinggi 11 November dan MA 50) merupakan resistance. 0.9280 dan 0.9225 (harga terendah 30 dan 13 September) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9425, 0.9460, 0.9525

Support Level      : 0.9280, 0.9225, 0.9165

Sentimen Aussie Masih Bearish

Teknikal Outlook 12 November 2013

Posted on

Technical Outlook

·         EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek namun kita perlu break ke atas area 1.3440 untuk memicu tekanan bullish lanjutan menguji ulang ke area 1.3565. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 1.3385, break konsisten lainnya kebawah area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji ulang ke area support kunci di 1.3295.

·         GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek namun kita perlu break ke atas area 1.6030 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya ke area 1.6120. Pada sisi bawah, hanya break ke bawah area 1.5890 yang akan merubah bias harian kembali menjadi bearish dengan menargetkan ke wilayah 1.5740.

·          USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga mampu break ke atas area 100.60 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju setidaknya ke area 101.55 sebelum menguji ulang ke area kunci resisten di 103.70. Pada sisi bawah, support terdekat terlihat di kisaran area 99.00, break ke bawah dari area tersebut akan membawah harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji ulang ke area 98.75.

·         USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek seiring kami dapatkan potensi skenario koreksi bearish yang setidaknya menguji ulang ke area 0.9150 sebelum menuju area kunci support di 0.9090. Namun secara keseluruhan skenario utama bullish seharusnya masih berlaku selama harga masih di atas wilayah 0.9005. Pada sisi atas, hanya break konsisten ke atas area 0.9250 yang akan memicu momentum bullish lebih lanjut menuju wilayah 0.9445 dalam jangka panjang.

·         AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat antara area 0.9420-0.9345. Break kebawah area 0.9345 akan merubah bias harian kembali menjadi bearish setidaknya menuju area 0.9280 sebelum pulih untuk bergerak ke atas. Meskipun break di area 0.9420 seharushnya memicu fase koreksi bullish lanjutan menguji ulang ke area 0.9525.

·         XAU/USD. Emas masih bearish dalam jangka pendek. Support terdekat berada di kisaran area 1274, break kebawah dari area tersebut seharusnya memicu bearish lanjutan menuju wilayah 1260. Pada sisi atas, resisten terdekat terlihat di kisaran area 1293, menembus ke atas dari area tersebut akan berikan pergerakan bullish selanjutnya menguji ke area kunci resisten di 1300. .

·         Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 23145, sementara support terdekat terlihat disekitar area 22860. Break diatas area 23145 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 23280. Disisi lain, break dibawah area 23145 seharusnya memicu momentum bearish menguji kembali area 22760.

·         Nikkei Futures. Bias netral dengan lebih banyak potensi up trend. Harga diperdagangkan pada kisaran 14230 – 14370. Break diatas area 14370 seharusnya memicu momentum bullish menguji area 14420, sebelum menuju area 14500. Disisi lain, break konsisten dibawah area 14230 akan membawa harga lebih turun menguji area 14160.

·         Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek menguji area 261.00. Break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji kembali area 260.65, sebelum menuju area 260.10. Harga kemungkinan terkoreksi ke 262.30 akibat indikator stochastic dan RSI berada pada wilayah jenuh jual. Break diatas area tersebut akan memberikan dorongan pada harga untuk naik menguji area 263.00

TODAY ANALYSIS 11 November 2013 “Emas Masih Tertekan Di Bawah 1297”

Posted on

Emas Masih Tertekan Di Bawah 1297

Monexnews -Harga emas hari ini kelihatan masih berada dalam tekanan turun akibat bagusnya data tenaga kerja AS Non-Farm Payrolls untuk bulan Oktober 2013 yang dirilis Jumat malam 204 ribu lapangan kerja vs ekspektasi 121 ribu. Data ini juga lebih bagus dari data bulan sebelumnya 163 ribu.

Bagusnya data tenaga kerja AS ini memperbesar peluang diberlakukannya kebijakantapering yang pertama di Desember oleh bank sentral AS. Peluang ini juga didukung oleh bagusnya data GDP AS kuartal ke-3 pembacaan pertama yang dirilis 2,8% lebih tinggi dari ekspektasi 2,0% dan data kuartal sebelumnya 2,5%.

Tekanan turun masih membayangi pergerakan harga emas hari ini selama harga berada di bawah level resisten terdekat $1297 dengan potensi target ke area $1270-74.

Sementara pergerakan di atas level resisten 1297, baru membuka peluang kenaikan ke area 1316.

Hari ini tidak ada data ekonomi AS yang akan dirilis karena libur pasar di AS memperingati hari Veteran.

R : 1295 – 1304.33 – 1325.41
S : 1271.58 – 1260.00 – 1238.83

Emas Masih Tertekan Di Bawah 1297

 

 

Euro Waspadai MA 100

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area oversold dapat memberikan peluang kenaikan bagi euro. Namun, kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish (1.3435). Sentimen cukup bearish seiring euro kini diperdagangkan di dalam channel bearish dan turunnya indikator MACD. Waspadai level penutupan harian di bawah MA 100 (1.3345) karena dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.3515. 1.3385 dan 1.3435 (harga tertinggi 16 September dan batas atas channel bearish) adalah resisten. 1.3295 dan 1.3235 (harga terendah 7 November dan 13 Agustus) merupakan support.

Resistance Level : 1.3385, 1.3435, 1.3500

Support Level      : 1.3295, 1.3235, 1.3200

Euro Waspadai MA 100

 

 

Pola Rectangle Masih Batasi Pergerakan Sterling

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat isyaratkan masih adanya tekanan bearish. Namun, naiknya indikator Stochastic juga bisa menyediakan peluang kenaikan. Sterling mungkin masih akan bergerak sideways untuk berberapa hari mendatang di kisaran 1.5890 – 1.6260 seiring pola rectangle masih membatasi ruang pergerakan. Waspadai level penutupan harian di bawah MA 100 (1.5995) karena dapat meningkatkan sentimen negatif terhadap sterling.

Outlook sterling kini menjadi netral, dimana posisi short lebih sesuai dengan stop-loss1.6130. 1.6060 dan 1.6115 (harga tertinggi 5 dan 6 November) merupakan resistance. 1.5955 dan 1.5900 (harga terendah 8 ddan 4 November) adalah support.

Resistance Level : 1.6060, 1.6115, 1.6160

Support Level      : 1.5955, 1.5900, 1.5840

Pola Rectangle Masih Batasi Pergerakan Sterling

 

 

Aussie Berada Di Dalam Channel Bearish

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi aussie. Sentimen cukup bearish seiring aussie kini terperangkap di dalam channel bearish. Kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga MA50 (0.9420).

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9470. 0.9420 dan 0.9460 (MA 50 dan batas atas channel bearish) merupakan resistance. 0.9350 dan 0.9280 (harga terendah 8 November dan 30 September) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9420, 0.9460, 0.9525

Support Level      : 0.9350, 0.9280, 0.9225

Aussie Berada Di Dalam Channel Bearish

 

 

 

Bullish Convergence pada Grafik 4 Jam GBPJPY

Monexnews – Bullish convergence pada indikator stochastic di grafik 4 jam menunjukkan momentum bullish yang kurang kuat serta fase koreksi bearish dalam jangka pendek mencoba kembali ke bawah area 158.00 untuk menguji area 157.35 atau bahkan area 156.70. Hanya  break ke bawah area 156.70 yang dapat mengubah bias harian menjadi bearish. Sementara itu, dibutuhkan pergerakan konstan di atas area 158.75 untuk melanjutkan bias bullish menuju area 160.00.

Bullish Convergence pada Grafik 4 Jam GBPJPY

 

Market Mover: Non Farm Payroll Penentu Sentimen Tapering

Posted on

Monexnews – Peluang kemungkinan terjadinya tapering di Desember kembali menguat setelah data GDP AS kuartal ke-3 pembacaan pertama lebih bagus dari ekspektasi pasar 2,8% versus 2,0%. Apalagi diikuti dengan data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS yang sesuai dengan perkiraan 336 ribu klaim. Hal ini membuat dollar AS menguat semalam terhadap mata uang utama dunia dan harga komoditas tertekan. Indeks saham dow jones dan regional pagi ini juga tertekan.

Semalam juga dirilis keputusan yang mengejutkan dari bank sentral Eropa (ECB) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 0,25%. Hasil ini langsung menekan turun euro/dollarAS lebih dari 200 pip pasca dirilisnya data. Sebagian ekonom memproyeksikan keputusan pemangkasan suku bunga ini akan diikuti oleh penyediaan dana murah untuk perbankan oleh ECB dalam 6 bulan ke depan, seperti hasil survei Reuters. Dan ini bisa menjadi penekan nilai tukar euro terhadap mata uang lain ke depannya. ECB kelihatannya menggunakan alasan turunnya angka inflasi Oktober menjadi 0,7% jauh di bawah target ECB 2% untuk memangkas suku bunga semalam.

Pagi ini data neraca perdagangan China dirilis lebih bagus dari perkiraan. Surplus neraca perdagangan China meningkat menjadi $31,1 miliar, di atas prediksi $23 miliar dan dua kali lipat dari surplus bulan sebelumnya yang $15,2 miliar. Data yang positif dari China ini biasanya memberikan sentimen positif ke pasar. Tapi tampaknya pasar lebih mendahulukan sentimen tapering.

Sore ini beberapa penting dari zona euro dan Inggris akan menjadi market mover bagi pergerakan euro, sterling dan indeks saham Eropa yaitu data neraca perdagangan Jerman dan Inggris dan produksi industri Prancis. Data-data ini mungkin bisa menjadi penggerak harga sementara hari ini karena fokus pasar akan ke data tenaga kerja AS malam harinya.

Data Non-farm Payrolls dan tingkat pengangguran AS akan dirilis jam 20.30 WIB dengan prediksi 121 ribu dan 7,3%. Data yang lebih bagus dari prediksi bisa mengangkat kembali dollar AS terkait isu tapering di Desember. Dan pada Sabtu dinihari pukul 3.30 WIB Gubernur Ben Bernanke akan berpidato dalam acara The International Monetary Fund Annual Research Conference di Washington. Pasar akan mencari petunjuk mengenai kebijakan moneter bank sentral AS ke depannya.

Market Movers: Dollar Masih Tunggu Data GDP

Posted on

Monexnews – Hari ini pasar menunggu data ekonomi penting dari AS, Eropa dan Inggris. Data-data tersebut bisa menjadi penggerak penting dollar AS dan nilai tukar mata uang lainnya. Dollar AS sepanjang pekan ini mengalami konsolidasi dan terkoreksi setelah mengalami penguatan pekan lalu. Banyaknya data-data penting yang akan dirilis pekan ini menjadi penyebabnya.

Data GDP kuartal ke-3 AS pembacaan pertama akan dirilis malam ini dengan perkiraan 1,9%. Bila hasil yang dirilis lebih bagus dari perkiraan, pasar bisa mendorong kembali penguatan dollar AS terkait isu tapering. Data GDP ini akan ditemani oleh data penting lainnya, klaim tunjangan pengangguran mingguan AS. Salah satu data tenaga kerja AS ini juga dijadikan indikator pasar untuk mengukur kesehatan ekonomi AS. Jumlah klaim yang diperkirakan minggu ini sebesar 332 ribu klaim. Bila hasil yang dirilis lebih bagus dari perkiraan (lebih rendah), dollar AS bisa mendapatkan support penguatan.

Dari Eropa dan Inggris akan ditunggu hasil keputusan kebijakan bank sentral. Proyeksi sementara adalah tidak adanya perubahan kebijakan. Pasar akan menunggu petunjuk lebih lanjut lewat konferensi pers dengan Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, pukul 20.30 WIB. Bila Draghi terindikasi membicarakan kemungkinan pelonggaranmoneter atau pemangkasan bunga pada bulan-bulan mendatang, nilai tukar euro bisa tertekan.

Pagi ini data perubahan jumlah tenaga kerja (Employment Change) Australia memberikan tekanan turun bagi dollar Australia karena data yang dirilis jauh lebih buruk dari ekspektasi pasar, 1100 versus 10000. AUD/USD tertekan sekitar 60 pip pasca pengumuman data tersebut.

Besok, data penting lainnya juga akan dirilis yaitu data Non-farm payrolls dan tingkat pengangguran AS.

Technical Outlook (MONEX DAILY REPORT) 07 November 2013

Posted on

·         EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan break dibawah area 1.3440 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 1.3385. Pada pergerakan keatas, resisten terdekat terlihat disekitar area 1.3565, break konsisten diatas area tersebut seharusnya membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek. Namun secara keseluruhan skenario masih bearish selama harga masih dibawah area 1.3645.

·     GBP/USD. Bias netral dalam jangka pendek karena adanya potensi koreksi bullish sebelum melanjutkan tren menurun. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.6080, break diatas area tersebut seharusnya memicu tekanan bullish lebih lanjut menguji kembali area 1.6120. Break dibawah area 1.5890 akan mengubah bias intraday kembali ke bearish menuju 1.5740 dalam jangka yang lebih panjang.

·          USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek, khususnya jika harga mampu break diatas 99.00 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju setidaknya area 100.60 sebelum menguji kembali  area resisten 101.55. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 97.80, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas dalam jangka pendek.

·    USD/CHF. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang potensi perdagangan berada diantara area 0.9075 – 0.9135 dalam jangka pendek. Break konsisten diatas area 0.9135 akan memicu skenario koreksi bullish lebih lanjut menguji kembali area resisten kunci 0.9175 sebelum berbalik turun. Pada pergerakan kebawah, hanya break dibawah area 0.9075 akan mengubah bias intraday kembali menjadi bearish menguji kembali area 0.9005.

·      AUD/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang potensi perdagangan diantara area 0.9545 – 0.9450. Break konsisten diatas area 0.9545 seharusnya memicu tekanan bullish lebih lanjut menguji kembali area 0.9570 – 0.9620 sebelum berbalik melemah. Pada pergerakan kebawah, hanya break 0.9450 akan mengubah bias intraday kembali ke bearish menuju area 0.9385 atau lebih rendah.

·     XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat disekitar area 1300, sementara resisten terdekat terlihat disekitar area 1325. Break dibawah area 1300 seharusnya memicu momentum bearish menguji area 1285. Disisi lain, break diatas area 1325 akan menambah tekanan bullish untuk menguji area 1335.

·     Hang Seng Futures. Bias netral dalam jangka pendek, harga mungkin akan bergerak di antara area 22960 – 23160, harga harus menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lanjutan. Pada sisi atas, break ke atas area 23160 dapat memicu bullish lanjutan menuju area 23235. Dan untuk sisi sebaliknya, break kebawah area 22960 akan memicu pergerakan lebih rendah lagi menuju area kunci support di 22900.

·     Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 14450, break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 14535. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat disekitar area 14320, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji area 14200.

·      Kospi Futures. Bias masih bearish dalam jangka pendek. Namun dengan kondisi yang oversold pada indikator stochastic 4 jam itu bias menjadi ancaman bias bearish pada hari ini. Support terdekat berada di kisaran area 265.00 sebelum menguji lebih rendah lagi menuju wilayah 264.35. Pada sisi atas, resisten terdekat berada di area 267.00 sebelum menguji ulang ke area resisten kunci di 268.05 untuk gagalkan bias bearish pada hari ini.

 

Open Seminar Kamis, 7 November 2013 ” 3 Techniques To Read Market Opportunity Using Alligator Indicator “

Posted on

MONEX CORPORATE SEMINAR (MCS) 


* Di khususkan untuk ADVANCE (non beginner)
 
Dengan Tema
 
” 3 Techniques To Read Market Opportunity Using Alligator Indicator “
 
–  Hari/Tgl : Kamis, 7 November 2013
Pukul     : 18.00 s/d 20.00 WIB
Tempat  : Ruang Seminar Monex Cabang Thamrin
The City Tower Building, 29Th Floor
Jl. MH Thamrin No.81

– Hanya bagi yang sudah Register ( Limited Seat )
Register ke : iyan@mifx.com / 081289151142 ( NAMA & NO HP )
 

Pelemahan Emas Tertahan

Posted on

Monexnews – Harga emas masih bertahan di bawah 1322 tapi harga juga belum mampu menembus ke bawah level 1305.

Pegerakan harga emas dalam kisaran terbatas ini disebabkan oleh penguatan dollar AS yang tertahan dan mengalami konsolidasi. Kemungkinan pasar berhati-hati menghadapi beberapa data yang sangat penting pekan ini seperti data GDP dan Non-farm payrolls AS, disamping pengumaman keputusan moneter bank sentral Inggris dan Eropa. Gubernur bank sentral AS, Bernanke, juga akan berbicara di akhir pekan ini.

Peluang penguatan lanjutan berpotensi terjadi bila harga di atas 1322 dengan proyeksi target ke area 1333. Sementara peluang pelemahan lanjutan berpotensi terjadi bila harga di bawah 1305 dengan proyeksi target ke area 1290-1288.

Pelemahan Emas Tertahan

Market Movers: Penguatan Dollar AS Masih Belum Stabil

Posted on

Monexnews – Dollar AS masih melakukan konsolidasi. Data ISM non-manufaktur yang dirilis semalam lebih bagus dari prediksi pasar, 55,4 vs 54,2. Hasil ini mampu mempertahankan penguatan dollar AS. Namun pagi ini penguatan dollar AS tidak bertahan lama.

Pergerakan mata uang utama dunia pekan ini masih akan berorientasi pada data-data ekonomi yang akan dirilis. Pagi ini data neraca perdagangan Australia mengalami defisit yang lebih rendah dari perkiraan para analis, -284 juta dollar vs -450 juta dollar. Hasil ini mendukung penguatan dollar Australia pagi ini.

Sementara untuk poundsterling, hasil survei aktivitas sektor jasa Inggris kemarin sore masih menopang penguatan sterling pagi ini. Nanti sore, data yang bisa mempengaruhi pergerakan GBP adalah data produksi manufaktur yang diperkirakan naik 1,2%.

Nilai tukar euro akan mendapatkan beberapa market mover yaitu data PMI sektor jasa Spanyol dan Italia, penjualan ritel zona euro, dan data pesanan untuk pabrik Jerman. Data yang lebih bagus dari proyeksi bisa mendukung penguatan euro. Namun euro masih akan dibayangi oleh rumor mengenai pemangkasan suku bunga bank sentral Eropa pada bulan-bulan mendatang.

Hari ini tidak ada data ekonomi penting AS yang akan dirilis hanya data stok minyak mentah AS yang diproyeksikan akan mengalami kenaikan stok sebesar 1,7 juta barel. Hasil yang lebih tinggi dari proyeksi, bisa menekan harga minyak mentah.

Besok, pasar akan menghadapi beberapa data yang amat penting seperti hasil keputusan rapat bank sentral Inggris dan Eropa, dan data GDP kuartal ke-3 AS.